Cari Properti Idaman Anda

Berita

Pemilu vs Bisnis Property
19
Apr
Pemilu vs Bisnis Property
19 Apr 2019
Komentar
Digelarnya pemilihan umum (Pemilu) pada April 2019 memberikan dampak bagi perekonomian, baik secara langsung maupun tak langsung. Tidak sedikit pelaku usaha yang memilih untuk wait and see terkait ekspansi bisnisnya hingga Pemilu rampung. Lalu, bagaimana dengan prospek bisnisproperti dengan adanya Pemilu? Country Manager (rumah.com) Marine Novita menjelaskan, ada kemungkinan perlambatan bisnis properti hingga pertengahan kuartal II tahun 2019 karena adanya Pemilu. Namun ia juga optimistis dengan prospek kuartal III dan IV 2019. "Pelaku pasar properti memang masih wait and see. Namun, apapun hasil Pemilu 2019 nanti, saya yakin pasar akan berjalan normal kembali. Sebenarnya mereka menunggu agar pasar kembali fokus, bukan menunggu siapa yang terpilih," jelas Marine dalam keterangannya, Selasa (22/1/2019). Dari sisi peruntungan feng shui, dinamika politik di paruh pertama tahun 2019 sedikit banyak akan berdampak pada dunia properti, namun kondisinya akan membaik menjelang paruh kedua. Yulius Fang dari Feng ShuiConsulting Indonesia memprediksi kondisi pasar properti pada tahun Babi Tanah secara umum akan lebih baik dibanding kondisi di tahun sebelumnya, yakni Anjing Tanah. "Kalau Anjing Tanah itu unsurnya sama-sama tanah, sementara properti juga tanah, sehingga jadi slow down sekali. Gambarannya seperti bukit. Jadi artinya properti stoknya banyak pengembangnya banyak. Sementara babi elemennya air dan tanahnya itu kecil seperti lada, yang artinya juga tanah dalam kondisi gempur siap ditanam. Tanah yang lembek ini adalah tahunnya menanam, perlu kesabaran dan kejujuran" ujar Fang. Bertolak dari penjelasan tersebut, untuk sukses di tahun Babi Tanah ini, seseorang perlu memiliki unsur air yang punya sifat likuiditas, dinamis, dan fleksibel. Sifat ini terutama harus dimiliki oleh mereka yang berbisnis di bidang properti. "Di tahun Babi Tanah akan ada hambatan di sektor ekonomi, meski begitu karena sifatnya air itu dinamis maka dia masih bisa mengontrol. Tahun ini juga digambarkan situasi di mana dari luar terlihat stabil, lambat, santai, tetapi di dalamnya ada dinamisme pertumbuhan. Meski begitu ada pertumbuhan disertai risiko, tantangan, dan kekhawatiran," terang Fang.

Bagikan Post ini:

Komentar